Skip to main content

Posts

Showing posts from 2010

Resistansi

Resistansi atau tahanan listrik pada konduktor atau penghantar ditentukan dari:

Panjang penghantarJenis material penghantar yang menentukan nilai resistivitas penghantarTemperatur penghantar Diameter atau luas penampang penghantarrumusnya begini :
R = ρ l / A        
dimana
R = resistansi (ohm, Ω)
ρ = resistivitas (ohm meter, Ω m)
l = panjang penghantar (m)
A = diameter  / luas penampang penghantar (mm2)
Resistivitas pada beberapa jenis Konduktor :Aluminium: 2.6 x 10-8 Ω mTembaga: 1.7 x 10-8 Ω mResistivitas pada jenis bahan yang bersifat Isolator :Kaca: 1 x 1010 Ω mMika: 1 x 1013 Ω m Contoh perhitungan sederhana : Tahanan pada kabel tembaga sepanjang 10 meter yang berdiameter 0,8 mm2dapat dihitung :
R = (1.7 x 10-8 Ω m) (10 m) / ((0.8 mm2)(10-6 m2/mm2))
    = 0.21 Ω

Rumus Power 3 Phase

Yang berikut ini juga jangan sampai lupa karena ini terusan artikel sebelumnya yaitu Menghitung Power Single phase.

P(w) = 1,73 . U . I  . PF dimana P = Daya (watt) 1,73 = akar 3 U = Tegangan (volt) I = Arus (Ampere) PF = Power Factor
Terus kalau cari yang satuannya HP (Horse Power ya begini: P(hp) = 1,73 . U . I . μ . PF / 746 dimana P = Daya (watt) 1,73 = akar 3 U = Tegangan (volt) I = Arus (Ampere) PF = Power Factor μ = Effisiensi
Tambahan lagi Horse Power (HP) tidak sama dengan Daya Kuda (DK), Tenaga Kuda (TK), ataupun juga Paardenkracht (PK), dan juga Pferdestärke (PS). Meski sebenarnya arti bahasanya sama bahasa Inggris, bahasa Indonesia, bahasa Belanda, dan bahasa Jerman, namun angkanya berbeda. 1HP = 746 Watt = 1,014 PK. 1PS ≈ 735.5 W ≈ 0.7355 kW ≈ 0.98632 hp (SAE), nah kalau 1TK = 736 watt.

Rumus Power Single Phase

Ayo kembali ke dasar. Jangan sampai lupa lagi.
Menghitung Daya Nyata / Real Power rumusnya begini: P(w) = U.I.PF dimana P   = Daya (watt) U   = Tegangan (volt) I    = Arus (Ampere) PF = Power Factor

ada lagi, masih untuk Power tapi cari yang satuannya HP (Horse Power)  
P(hp) = U.I.PF.μ / 746 dimana
P    = Daya (Horse Power) U   = Tegangan (volt) I    = Arus (Ampere) PF = Power Factor
μ  = effisiensi (cari di name plate motor atau pakai tabel)
746 = karena 1HP=746watt.  

Daya yang berhubungan dengan Resistansi atau Tahanan jadinya begini: P(w) = I^2 . R P(w) = U^2 / R dimana P =  Daya (watt) I = Arus (ampere) U = Tegangan (volt) R = Resistansi (ohm)